Pemerintah Genjot Energi Terbarukan 50.000 MW hingga 2035, Investasi Capai Rp1.650 T Get iNews App with new looks! Scan this QR or download app from: Search Mode Gelap Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri Anda di sini Dashboard Logout Login Network Advertisement Home Keuangan Makro Bisnis Your browser does not support the audio tag. Listen A A Aa Text Comment Share: copy link article Link Copied! Read Next : Bahlil Kaji Rencana Setop Ekspor Timah, Ajak Investor Perkuat Hilirisasi Baca Selengkapnya Advertisement . Scroll to see content Finance Bisnis Detail Berita Pemerintah Genjot Energi Terbarukan 50.000 MW hingga 2035, Investasi Capai Rp1.650 T Sabtu, 14 Februari 2026 – 22:59:00 WIB Share copy link article Link Copied! Tim iNews Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (dok. istimewa) Advertisement . Scroll to see content JAKARTA, iNews.id – Pemerintah menargetkan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebesar 50.000 Megawatt (MW) hingga 2035 sebagaimana tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru. Untuk merealisasikan proyek tersebut, dibutuhkan investasi sekitar Rp1.650 triliun dalam 10 tahun ke depan.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pengembangan 50 Gigawatt listrik tersebut akan difokuskan pada sumber energi terbarukan seperti tenaga air dan tenaga surya. Baca Juga RMKE Lapor Realisasi Aksi Buyback Saham, Ini Rinciannya “Di RUPTL kita sekarang untuk 2025 sampai dengan 2035, kita 50 Gigawatt itu kita dorong dengan memakai energi baru terbarukan. Baik air, kemudian matahari. Dengan total investasi kurang lebih sekitar Rp1.650 triliun,” kata Bahlil di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).Menurutnya, proyek energi terbarukan ini menjadi peluang strategis bagi perbankan nasional karena memiliki jaminan pembelian (offtaker). Keterlibatan bank dalam negeri dinilai penting agar perputaran pembiayaan tetap berada di dalam negeri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Baca Juga Bahlil Buka Suara soal Stok BBM di SPBU Shell Kosong “Ini peluang-peluang yang menjadi trigger (pemicu) pertumbuhan ekonomi kita ke depan. Jadi kalau teman-teman perbankan nasional tidak membeli ini (berinvestasi), pasti perbankan asing dengan bunga yang lebih murah akan masuk. Dan ini yang kita tidak inginkan,” kata Bahlil. Page: 1 2 Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow Tags: bahlil lahadalia energi energi terbarukan energi listrik Related News Nasional Bahlil Kaji Rencana Setop Ekspor Timah, Ajak Investor Perkuat Hilirisasi Nasional Bukan Cawapres, Golkar Sebut Bahlil Mau Jadi Caleg di Pemilu 2029 Nasional Bahlil Buka Suara soal Stok BBM di SPBU Shell Kosong Nasional Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun Nasional Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Segera Rapat Perdana Nasional Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kita Wakafkan ke Negara Lihat Berita Lainnya Advertisement Advertisement Advertisement Logo Inews Part of Instagram Facebook Twitter Youtube Tiktok Download App from Play Store Download App from Play Store Company Profile Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Disclaimer Terms of Services Privacy Policy Kontak Kami Informasi MNC Group Business Profile MNC Group MNC portal Okezone SINDOnews IDX Channel Copyright ©2024 iNews.id. All Rights Reserved Kanal Beranda iNews TV News Daerah Finance Sport Lifestyle Travel Otomotif Techno Multimedia Indeks MNC Portal Okezone IDX Channel SINDOnews Live TV iNews TV RCTI MNC TV GTV iNews Network Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut Sumatra Jawa Kalimantan Sulawesi Papua Kepulauan Nusa Tenggara Kepulauan Maluku Network Updates News updates from 99+ regions Personalize Your News Get your customized localnews Close Ads X x
Pemerintah Genjot Energi Terbarukan 50.000 MW hingga 2035, Investasi Capai Rp1.650 T
