Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs di Maluku, Selly PDIP: Cerminan Arogansi APH Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Nusantara Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs di Maluku, Selly PDIP: Cerminan Arogansi APH Sujoni Sabtu, 21 Februari 2026 – 08:12 WIBloading… Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mengecam sekaligus mendesak hukuman maksimal diberikan kepada Bripka Masias Siahaya. Oknum anggota Brimob itu menganiaya hingga tewas siswa MTs di Maluku Tenggara. Foto: Dok Sindonews A A A MALUKU TENGGARA – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina mengecam tanpa kompromi sekaligus mendesak hukuman maksimal diberikan kepada Bripka Masias Siahaya. Oknum anggota Brimob itu menganiaya hingga tewas siswa MTs di Maluku Tenggara (Malra), Maluku.Menurut dia, peristiwa yang terjadi merupakan cerminan arogansi Aparat Penegak Hukum (APH). Karena itulah jeratan yang diberikan harus memberikan efek jera agar kejadian serupa tak terulang. Baca juga: Oknum Brimob Diduga Aniaya Karyawan Leasing di Kendari, Polda Sultra Lakukan Penyelidikan “Ini sungguh keji dan biadab. Bagaimana bisa seorang APH melawan pelajar, jelas bukan lawan sebanding. Hukuman berat maksimal harus diberikan kepada oknum itu,” ujar Selly, Sabtu (21/2/2026).Sebelumnya, Bripka Masias Siahaya diketahui memukul kepala siswa MTsN Malra Arianto Tawakal (14) hingga membuatnya bersimbah darah dan tewas. Tak hanya itu, pelaku yang bertugas di Mako Brimob Pelopor C juga ikut menganiaya Nasrim Karim (15) kakak Arianto hingga mengalami patah tulang.Selain menilai adanya pelanggaran HAM yang tidak sesuai dengan kode etik kepolisian serta KUHP, mantan Bupati Cirebon itu mendorong sanksi berupa hukuman maksimal seumur hidup sebagai bukti kegagalan APH menjamin keselamatan warga negaranya, khususnya generasi penerus bangsa.”Selain itu agar tidak menjadi konflik di kemudian hari. Sidang kode etik harus dilakukan secara terbuka agar selaras dengan cita-cita Presiden dalam mereformasi Polri,” katanya. Halaman :12 Lihat Juga : Gempa Bumi 5,7 Magnitudo Guncang Maluku Tenggara Pagi Ini Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Maluku Tenggara Barat Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! maluku tenggara brimob oknum polisi penganiayaan siswa Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Gempa Bumi 5,7 Magnitudo Guncang Maluku Tenggara Pagi Ini Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Maluku Tenggara Barat Penganiayaan Guru oleh KKB di Yahukimo Dinilai Sinyal Perang Psikologis Paspampres Tegaskan Tak Ada Anggotanya yang Terlibat Penganiayaan Ojol di Jakarta Barat Sahroni Minta Kapolres Jakbar Tertibkan Aksi Warga Main Hakim Sendiri Kasus Dugaan Penganiayaan, Bahar bin Smith Diperiksa 11 Februari 2026 Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Jalani Sidang Etik Kasus Narkoba Besok Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba, Pakar Hukum: Hukuman Oknum Polri Harus Lebih Berat Bahar Bin Smith Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Banser Rekomendasi Jadwal Salat dan Imsakiyah Jakarta Hari Ini, 3 Ramadan 1447 H Trump Umumkan Tarif Global Baru setelah Kalah di Mahkamah Agung AS V BTS Klarifikasi soal Chatnya dengan Min Hee-jin yang Dibongkar saat Persidangan Selengkapnya Banjir Merendam 123 RT dan 9 Ruas Jalan di Jakarta Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis Polda Metro Jaya Gelar Patroli Cegah SOTR selama Ramadan 2026 Berita Terkini Selengkapnya 2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap Bea Cukai Jakarta Segel Toko Perhiasan Mewah di Pluit Ini Alasan Pentingnya Lapor Jual Kendaraan, Hindari Pajak Progresif Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs di Maluku, Selly PDIP: Cerminan Arogansi APH 7 Brigjen TNI Digeser ke Daerah usai Mutasi Februari 2026, Salah Satunya Wadan Seskoad Janji Kampanye Naikkan Insentif RT/RW dan Pemasangan CCTV Belum Terealisasi, Ini Alasan Pramono Selengkapnya Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah Belajar dari Bencana Sumatera Terpopuler 1 KA Bandara Tertemper Truk, Perjalanan KRL Dihentikan Sementara 2 7 Brigjen TNI Digeser ke Daerah usai Mutasi Februari 2026, Salah Satunya Wadan Seskoad 3 Geledah 16 Rumah dan Kantor di Sumut dan Pekanbaru Terkait Kasus POME, Kejagung Sita 6 Mobil 4 Banjir Jakarta Rendam 61 RT dan 6 Ruas Jalan, Ini Lokasinya 5 Kecelakaan di Poris: Sopir Truk Diperiksa Polisi, Kereta Bandara Dibawa ke Depo Infografis 7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs di Maluku, Selly PDIP: Cerminan Arogansi APH
