15 Tokoh Muslim yang Mengubah Sejarah Dunia, dari Nabi hingga Raja

15 Tokoh Muslim yang Mengubah Sejarah Dunia, dari Nabi hingga Raja login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia Research Berita Research 15 Tokoh Muslim yang Mengubah Sejarah Dunia, dari Nabi hingga Raja Comment SHARE url telah tercopy mae,  CNBC Indonesia 21 February 2026 04:30 Foto: Detik Jakarta, CNBC Indonesia – Sejarah dunia Islam tidak hanya diwarnai oleh sosok besar seperti Nabi Muhammad SAW maupun Ali bin Abi Thalib, yang selama ini paling dikenal luas oleh masyarakat. Di balik itu, terdapat ratusan pemimpin Muslim yang memainkan peran penting dalam membentuk peradaban global. Para tokoh tersebut datang dari beragam latar belakang-mulai dari pemimpin militer, ahli strategi perang, penakluk wilayah, hingga figur revolusioner yang memimpin perlawanan terhadap penjajahan. Peran mereka tidak hanya mengubah peta politik regional, tetapi juga mendorong perkembangan ilmu pengetahuan, perdagangan, serta sistem pemerintahan di berbagai belahan dunia. Dalam berbagai periode sejarah, kepemimpinan Muslim turut menentukan arah peradaban, dari ekspansi wilayah di Timur Tengah dan Afrika Utara hingga kebangkitan kekuatan politik di Asia dan Eropa. Jejak mereka menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam dunia Islam berkembang melalui kombinasi kekuatan militer, visi politik, serta pengaruh sosial yang luas. Berikut adalah daftar 15 pemimpin Muslim paling terkenal yang harus Anda ketahui: 1. Nabi Muhammad (S.A.W) Sebagai nabi terakhir dalam Islam, Nabi Muhammad SAW adalah seorang pemimpin revolusioner yang mengubah dunia. Selain menjadi utusan Allah SWT, beliau juga seorang panglima militer yang tangguh, menaklukkan banyak wilayah, dan memenangkan banyak pertempuran. Namun, seperti banyak pemimpin besar dalam sejarah, beliau bukanlah seorang yang kejam atau tiran. Baca: Sosok Ratu Nusantara Hidup di Era Nabi Muhammad, Terkenal di Arab Sebaliknya, Nabi Muhammad memberikan contoh kepemimpinan yang positif bagi seluruh umat manusia. Nabi Muhammad SAW dikenal karena sifatnya yang penuh kasih, adil, dan penyayang. Dalam penaklukan Mekkah, beliau menunjukkan sikap yang luar biasa dengan memaafkan musuh-musuhnya dan memperlakukan semua orang dengan cara yang sangat manusiawi. Beliau adalah pemimpin sejati dalam segala aspek kehidupan. 2. Umar bin Khattab (R.A) Nabi Muhammad SAW selalu memuji Umar bin Khattab. Umar adalah salah satu pemimpin Muslim terbesar yang pernah ada. Sebelum wafatnya, ia telah menaklukkan sebagian besar dunia. Selain sebagai khalifah yang luar biasa, Umar juga seorang ahli pedang yang hebat. Ia memimpin kaum Muslim dalam banyak pertempuran dan memiliki kehormatan untuk memimpin pasukan besar. Namun, Umar tidak hanya dikenal karena penaklukannya, tetapi juga karena keadilannya yang tak tergoyahkan. Ia merumuskan banyak hukum baru di wilayah-wilayah yang ditaklukkannya. Baca: 9 Kalimat Ini Paling Sering Disebut dalam Al-Qur’an, Makanya Mendalam Ia dikenal sebagai pemimpin yang toleran, baik hati, dan inklusif. Selain itu, Umar juga dikenal karena memperkenalkan sistem penjara baru, sistem pengadilan yang lebih maju, serta sistem keuangan yang lebih baik. Dalam segala hal, ia adalah pemimpin yang benar-benar transformasional. 3. Ali bin Abi Thalib (R.A) Dikenal sebagai salah satu pria paling berani dan bijaksana dalam sejarah Islam, Ali memberikan contoh yang tepat bagi umat Muslim di seluruh dunia. Ia adalah seorang diplomat ulung yang berusaha menyelesaikan konflik di dalam komunitas Muslim. Selain itu, sebagai sepupu nabi, ia termasuk orang pertama yang menerima dan membela agama Islam.Ali juga seorang ahli pedang yang luar biasa, dengan keterampilan yang tak tertandingi oleh lawan-lawannya. Baca: Mengapa Banyak Nabi yang Jadi Pengembala Kambing? Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, Hazrat Ali menjadi khalifah dan memimpin umat Islam. Kebijaksanaannya serta pemahamannya yang mendalam tentang hukum Islam menjadikannya salah satu pemimpin Muslim terbaik dalam sejarah. 4. Tariq bin Ziyad (670-720) Ketika membicarakan pemimpin Muslim terbesar dalam sejarah, sulit untuk tidak menyebut Tariq bin Ziyad. Ia adalah penakluk Spanyol. Ia mendarat di Gibraltar dan memimpin 10.000 pasukan menuju kemenangan. Meskipun melawan pasukan yang sepuluh kali lebih besar, Tariq bin Ziyad berhasil meraih kemenangan. Pertempuran Guadalete yang dipimpinnya dianggap sebagai salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah Islam. Baca: Bisa Dicontoh, Ini Tiga Investasi Pilihan Nabi Muhammad Salah satu hal yang membedakannya dari pemimpin lain adalah kemampuannya untuk mendengarkan saran dari jenderal-jenderalnya dan mengikuti nasihat mereka. Setelah menaklukkan Spanyol, Tariq bin Ziyad bergabung dengan jenderal lain dan menaklukkan dua pertiga Semenanjung Iberia. 5. Harun al-Rashid (763-809) Harun al-Rashid adalah khalifah kelima dari Dinasti Abbasiyah dan seorang pemimpin besar. Di bawah kepemimpinannya, ibu kota Baghdad menjadi kota terbesar di dunia, kecuali di Tiongkok. Istana dan pemerintahannya dipenuhi oleh orang-orang yang kuat dan jujur yang mematuhi perintahnya tanpa ragu-begitu besar pengaruh pemimpin ini. Di bawah pemerintahannya, Kekhalifahan Abbasiyah mencapai puncak kejayaannya, mulai dari Maroko hingga India. Ia juga memimpin kampanye sukses melawan Bizantium pada tahun 797. Harun al-Rashid dikenal sebagai pemimpin yang membawa kemajuan besar dalam bidang sains, agama, dan budaya ke wilayah yang dikuasainya. 6. Mahmud dari Ghazni (971 – 1030) Sebagai pemimpin terbesar dari Kekaisaran Ghaznavid, Mahmud dari Ghazni menyandang gelar Sultan, yang kurang lebih berarti “figur otoritas.” Ia lahir di Afghanistan dan bergabung dengan ayahnya, Sabuktigin, pendiri Kekaisaran Ghaznavid. Ia bertempur bersama ayahnya saat merebut Khorasan pada tahun 994. Setelah ayahnya wafat, Mahmud dari Ghazni melanjutkan warisannya dan membangun karier militer yang sangat sukses. Baca: Mengapa Al-Qur’an Sering Menyebut Emas? Ini Maknanya Ia menciptakan kerajaan luas yang mencakup wilayah Iran, Afghanistan, India, dan Pakistan modern. Mahmud dari Ghazni paling dikenal karena pasukan pemanahnya yang memiliki kemampuan menembak musuh dari jarak jauh dengan sangat akurat. 7. Salahuddin al-Ayyubi (1137/38 – 1193) Salahuddin al-Ayyubi sering disebut dalam berbagai cerita, buku, dan bahkan diadaptasi dalam serial televisi sejarah. Ia adalah seorang Sultan Mesir yang terkenal karena perang salib legendaris melawan Raja Inggris, Richard the Lionheart dan Raja Baldwin IV. Ada kisah unik antara Salahuddin al-Ayyubi dengan Raja Baldwin IV, meskipun mereka rival dalam medang perang, tetapi mereka juga bersahabat dengan sikap yang saling menghormati. Mereka bahkan bertukar surat dalam mengusung keseimbangan kekuasaan di Tanah Suci. Baca: Begini Tradisi Puasa & Makanan Khas Warga Palestina Saat Ram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *